Nuha, Luwu Timur – Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Parmudora) Kabupaten Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, mengajak seluruh pemuda dan masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan dan kelestarian Danau Matano sebagai salah satu ikon kebanggaan daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua dinas Parmudora dalam kegiatan Aksi Bersih-Bersih Sampah di Tepi Danau Matano, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, pada Jumat (31/10/2025) di Dermaga Sorowako, Kecamatan Nuha.

 

 

Kegiatan bertema “Bersih Itu Keren: Pemuda Ambil Peran Jaga Danau” ini diinisiasi oleh Dinas Parmudora Luwu Timur sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kualitas air danau sekaligus dukungan terhadap pengembangan Geopark Matano menuju pengakuan nasional hingga internasional.
“Kita akan melihat bagaimana hitamnya air saat di obok-obok belalai exca nanti. visualisasi yang menunjukkan betapa buruknya kualitas air tepi danau saat ini dan faktanya tahun 2018 lalu mutu air di dermaga Sorowako ini memang sudah menurun,” ungkap Andi Tabacina Akhmad.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menjaga kelestarian alam.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Aksi ini akan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan pemuda, pelajar, dan komunitas dalam menjaga kawasan wisata Danau Matano agar tetap bersih, hijau, dan berdaya saing,” tambahnya.

 

 

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam didampingi oleh Wakil Bupati Puspa yang secara resmi membuka acara.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan memberikan apresiasi atas inisiatif Dinas Parmudora yang terus konsisten menggandeng pemuda dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya simbol peringatan Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan, khususnya kawasan Danau Matano yang menjadi kebanggaan dan aset berharga Kabupaten Luwu Timur,” ungkap Bupati Irwan.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Parmudora berkomitmen untuk menjadikan kegiatan semacam ini sebagai agenda rutin, sekaligus memperkuat posisi Luwu Timur sebagai daerah wisata yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Turut Hadir juga Wakil Ketua I DPRD Lutim, para kepala OPD, Camat, perwakilan PT Vale Indonesia Tbk, pengurus IKONVI, mahasiswa KKN UNANDA, serta komunitas pemuda.